18 Okt 2009
Saatnya Biak Kendawangan Beraksi
Biak Kendawangan, Inilah saatnya Kita berhenti memuja mimpi. Ini saatnya kita buktikan pada diri kita pada Mereka yang Mengira. Benarkah Biak Kendawangan cukup layak untuk menyombongkan diri? Atau semuanya tak lebih dari sebuah pengharapan semu dan pembelaan diri?!
Ini lah waktunya menggebah anjing-anjing pembenar diri yang Setia menjilati alam pikir kita. Inilah saatnya mengusir ular-ular pemalas yang melilit dan menancapkan taring-taringnya dengan bisa kenikmatan mimpi pada tubuh Kita. Inilah saatnya kita ingatkan kembali pada diri kita. Tentang waktu yang terus berputar.Tentang kesempatan yang terus terbuang. Sia-sia! Inilah Saatnya kita menghitung ulang kembali. Apakah biak Kendawangan benar-benar orang yang BERPOTENSI atau memang hanya SAMPAH yang tak lagi memiliki arti.
Berhentilah menangisi dan menyesali diri.
Tanpa berlaku apa-apa sama saja kita bodohi diri kita sendiri. Aku kamu dan Kita BIAK KENDAWANGAN yang tak punya apa-apa buat dibanggakan. Aku kamu Kita yang tak memiliki bukti untuk kesombongan. Sampai kapan aku kamu dan Kita akan berdiri di MENARA GADING Mimpi membelenggu diri dalam Penjara Pemujaan? Menjadi pengecut bersembunyi dibalik topeng – topeng ketakutan…..
Sampai kapan Kita biarkan keinginan dan mimpi terpasung dalam kamar ketakutan diri?
Kita tak lagi bicara tentang usia yang kian renta.. Tak sekadar tentang kesempatan yang terlewat percuma. Inilah Saatnya kita bicara tentang TANGGUNG JAWAB dan makna kita buat mereka. Mereka yang berjuang untuk kita. Mereka yang menaruh harap pada Kita. Mereka yang meletakan rasa sayang dan kepercayaan untuk kita pada Kita… Akankah kita biarkan kebanggaan sebagai biak kendawangan luluh lantak dalam kubangan kekecewaan dan Tenggelam dalam lobang penyesalan?! Apa yang bisa aku, kamu dan Kita Biak Kendawangan bangun dari reruntuhan harapan….. Hayo… Mari… Kita bangun... Kita tanam lagi benih - benih pengharapan dari serpihan – serpihan yang tersisa Sekalipun
- Label: KENDAWANGAN
- (1) Comments
16 Okt 2009
Kendawangan Menulislah Meski Bukan Pujangga
Menulislah… Walau terkadang menulis hanya kan membuatmu terhina dalam satu cerita, Tapi kumohon jangan BERHENTI...!!! Ceritakanlah pada dunia, meski mungkin sebagian diantara mereka tertawa. Meski sebagian diantara mereka menganggap dirimu terlalu pengecut hingga menderita. Atau mungkin sebagaian diantara mereka menganggap dirimu bodoh hanya karna terlalu setia pada satu cinta. Apapun itu…
Menulislah... Meski mungkin kau tak pandai menggunakan kata-kata berkilau makna. Meski mungkinTuhan tak pernah melahirkanmu dengan talenta Pujangga. Menulislah, biarkan semuanya abadi dalam kata-kata.
Menulislah... Meski mungkin kau tak pandai menggunakan kata-kata berkilau makna. Meski mungkinTuhan tak pernah melahirkanmu dengan talenta Pujangga. Menulislah, biarkan semuanya abadi dalam kata-kata.Hari ini mungkin kau bersedih ketika menuliskannya, saat itu semua hanya kenang dan penantian. Mungkin nanti kau akan tersenyum penuh bahagia, mengenang semua proses kehidupan yang telah membuatmu dewasa.
- Label: KENDAWANGAN
- (0) Comments
15 Okt 2009
Seperti Mimpi Seperti Udara harus di Lepas.......
Seperti semua mimpi, pada akhirnya cinta mu sekarat di hadapan realita, terpental, tercecer, habis, tersereret, terbang, melayang, ditiup angin yang resah dengan gempa - gempa kecilnya yang kadang menggoyang rasa benci dan kecewa di dadamu, Merasa di olok-olok oleh lembutnya kebaikan ditipu inginnya asa.Tapi seperti udara yang kau hirup, tak bisa selamanya kau simpan gradasi rasa itu di paru-parumu, harus kau lepas, harus kau hembuskan sepelan mungkin, seikhlas mungkin walau gumpalan rasanya kan terasa perih, teramat pedih, Sebisa mungkin kau harus hela nafas baru, mencari udara baru, guna mengisi setiap gelembung - gelembung rasa yang telah menggumpal kosong dirongga paru – parumu itu, karena mungkin hanya dengan cara ini , dengan rute ini saja, kita bisa mengantarmu, memandumu, keluar dari kegelapan , kepedihan, kekecewaan dan sakit yang kau tentu saja yang rasakan.
- Label: INSPIRASI HATI
- (0) Comments
14 Okt 2009
Cara Mudah Menghapus Password Bios
Kita mungkin pernah mengalami password bios hilang atau lupa sehingga kita kesusahan jika ingin masuk ke bios.
Kendala kecil tidak dapat masuk ke bios kalau kita ingin menginstal Ulang PC kita atau pun PC orang Lain yang mau kita instal tidak akan bisa (Gimana Mw Bs Lha Hardisnya kosong gitu wekeke... ) Kejadian ini pernah terjadi juga pada kita waktu menginstal PC nya Haris Guru SMP dari Kecamatan Singkup ( Ni PC cerita abis diinstalkan tempat lain diprotek gitu Gk Percaya Tanya sj Sm Haris....
He.. )
Lansung Saja Sob... Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mereset bios misalnya :
- Matikan komputer sobat kemudian buka cpu pada matheboard coba cari batrainya dan lepaskan, Selanjutnya nyalakan komputer sobat itu beberapa detik saja dengan baterai yang masih terlepas tadi. setelah itu pasang kembali baterainya dan nyalakan komputer kemudian coba masuk bios maka bios sudah terReset kembali. tapi ingat jika komputer Sobat masih baru biasanya masih ada stiker garansi yang tertempel pada baterai, kalau seperti ini ingat jangan sekali-kali melapas baterai nanti garansi tidak diakui lho. Pake Cara yang kedua saja ya sob... He... Lagi.
- Langkahnya tetap Sama seperti cara ( 1 ) tapi bukan baterainya yang kita lepas melainkan Jumper yang biasanya terletak di dekat baterai dan jumlah pin yang ada yaitu Tiga buah, bentuknya kawat gitu secara default letak jumper ada di pin nomer 1 dan 2, kemudian setelah sobat lepas coba pindah ke pin 2 dan 3 terus nyalakan komputer beberapa detik. setelah itu gantikan jumper yang di pin ke 2 dan 3 tadi ke semula yaitu di pin 1 .
seperti itu saja, kalau mau lebih yahud penjelasannya berkunjung ke sini Saja. Silahkan Sobat Mencobanya ya.... Untuk Dino Puskesmas Kendawangan baca postingan ini. Penting buat ganti batrai he.. he....
- Label: BELAJAR KOMPUTER
- (0) Comments
Langgan:
Entri (Atom)