~~ ALL POST BLOGGER ~~

Lifestyle Blogs - BlogCatalog Blog Directory Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Protected by Copyscape Original Content Check Blogged.com Sonic Run: Internet Search Engine

Free SEO Tools

Sponsor Of This Blog

Advertise

Tampilkan postingan dengan label KENDAWANGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KENDAWANGAN. Tampilkan semua postingan

18 Okt 2009

Saatnya Biak Kendawangan Beraksi

Biak Kendawangan, Inilah saatnya Kita berhenti memuja mimpi.  Ini saatnya kita buktikan pada diri kita pada Mereka yang Mengira. Benarkah Biak Kendawangan cukup layak untuk menyombongkan diri? Atau semuanya tak lebih dari sebuah pengharapan semu dan pembelaan diri?!

Ini lah waktunya menggebah anjing-anjing pembenar diri yang Setia menjilati alam pikir kita.  Inilah saatnya mengusir ular-ular pemalas yang melilit dan menancapkan taring-taringnya dengan bisa kenikmatan mimpi pada tubuh Kita. Inilah saatnya kita ingatkan kembali pada diri kita. Tentang waktu yang terus berputar.


Tentang kesempatan yang terus terbuang. Sia-sia! Inilah Saatnya kita menghitung ulang kembali. Apakah biak Kendawangan benar-benar orang yang BERPOTENSI atau memang hanya SAMPAH yang tak lagi memiliki arti.

Berhentilah menangisi dan menyesali diri.

Tanpa berlaku apa-apa sama saja kita bodohi diri kita sendiri. Aku kamu dan Kita BIAK KENDAWANGAN yang tak punya apa-apa buat dibanggakan.  Aku kamu Kita yang tak memiliki bukti untuk kesombongan.  Sampai kapan aku kamu dan Kita akan berdiri di MENARA GADING Mimpi membelenggu diri dalam Penjara Pemujaan?  Menjadi pengecut bersembunyi dibalik topeng – topeng ketakutan…..

Sampai kapan Kita biarkan keinginan dan mimpi terpasung dalam kamar ketakutan diri? 
Kita tak lagi bicara tentang usia yang kian renta.. Tak sekadar tentang kesempatan yang terlewat percuma. Inilah Saatnya kita bicara tentang TANGGUNG JAWAB dan makna kita buat mereka. Mereka yang berjuang untuk kita.  Mereka yang menaruh harap pada Kita. Mereka yang meletakan rasa sayang dan kepercayaan untuk kita pada Kita… Akankah kita biarkan kebanggaan sebagai biak kendawangan luluh lantak dalam kubangan kekecewaan dan Tenggelam dalam lobang penyesalan?! Apa yang bisa aku, kamu dan Kita Biak Kendawangan bangun dari reruntuhan harapan….. Hayo… Mari… Kita bangun... Kita tanam lagi benih - benih pengharapan dari serpihan – serpihan yang tersisa Sekalipun

Read More...

16 Okt 2009

Kendawangan Menulislah Meski Bukan Pujangga

Menulislah… Walau terkadang menulis hanya kan membuatmu terhina dalam satu cerita, Tapi kumohon jangan BERHENTI...!!!  Ceritakanlah pada dunia, meski mungkin sebagian diantara mereka tertawa. Meski sebagian diantara mereka menganggap dirimu terlalu pengecut hingga menderita. Atau mungkin sebagaian diantara mereka menganggap dirimu bodoh hanya karna terlalu setia pada satu cinta. Apapun itu… Menulislah... Meski mungkin kau tak pandai menggunakan kata-kata berkilau makna. Meski mungkinTuhan tak pernah melahirkanmu dengan talenta Pujangga. Menulislah, biarkan semuanya abadi dalam kata-kata.

Hari ini mungkin kau bersedih ketika menuliskannya,  saat itu semua hanya kenang dan penantian. Mungkin nanti kau akan tersenyum penuh bahagia, mengenang semua proses kehidupan yang telah membuatmu dewasa.

Read More...

30 Agu 2009

Mencoba Resapi Ramadhan di Kendawangan



Resapi Ramadhan kali ini dari Kendawangan dalam setitik kedip penuh arti, entah mengapa selalu saja membuat aku menunduk berlutut dan menangis memohon ampun pada_MU

Suatu bentuk kesadaran menawan yang menari dengan anggunnya laksana topan menyusupi jiwa yang berkabut menggulung keakuan, dari hati yang merindukan sebuah ketenangan seusai luka mencabik asa.

Kesadaran ingin memperbaiki iman dan sedikit ketaatan, yang kemarin tlah menjadi keping-keping, luruh menjadi butiran debu. Tapi tidak tahu kenapa tiba – tiba langkah terasa begini payah, seakan ribuan jerat memerangkap. Seolah beribu beban menekan di bahu. Lalu akhirnya kembali lagi aku terjerambab dalam jurang kemalasan dan kesadaran hanya sebuah resapan Ramadhan.
Read More...

12 Jul 2009

Tanda Rindu Di Kendawangan

Ada decak ... ada ragu ... saat tiba – tiba smsmu menyapa dalam kata jauh sebelumnya dari Kendawangan sini telah ku tulis berjuta-juta kesaksian tentang anganan rindu akanmu, yang selalu tak pernah sempurna dalam sketsa perjalanan ini.  Meskipun aku sesekali berani keluar dari bilik ini tapi selalu aku bagaikan kapas yang tertiup angin, melayang jauh hati di padang kesunyian beribu-ribu benang kerinduan akanmu tersulam, tapi tak satupun jua kain sua dibentangkan. Hingga saatnya aku tertatih lagi, merunduk lagi mecoba melangkah menjauh darimu melupakanmu.



Akh ... Andai kamu mau membaca dan browsing KESINI telah berapa banyak aku posting untaian bait – bait rindu yang tersusun dari manik-manik pengharapan untuk kamu, semua untuk kamu, semua tentang kamu, hanya kamu ! Begitulah, Entah telah berapa banyak posting aku cipta untuk kamu, dan akan selalu aku cipta untuk kamu. Seperti pengaharapan akan dirimu yang tak jua pupus dari hatiku. Jika postingku tak bisa sampai padamu, tak sempat terbaca olehmu cukuplah postingku jadi pertanda bahwa aku merindukanmu dan selalu mengingatmu.
Read More...

8 Jun 2009

Kembali Kendawangan Berharap Pada Pelepah yang Rapuh

Kembali dari Kendawangan sini, Kami Menyambutmu seperti yang kami ucapkan pada mu bouksit padamu HARITA
“SELAMAT DATANG DIKENDAWANGAN
KOLONI – KOLONI SPESIES HUTAN BRAZIL”

Telah Kami siapkan tanah harapan, tanah pusaka, tanah adat, Tanah Kendawangan ini , yang bukan hanya semester atau dua meter persegi tapi kami jamu kalian dengan 10.000 Hektar Persegi.Silahkan cengkram dan nikmati tanah kami dengan akar – akar serabut itu, betahlah disitu berdiri yang kokoh, menjelmalah perkebunan monokultur dalam skala yang luas

Tapi kami mohon jangan kau gempur tanah kami yang subur dengan Pestisida dan pupuk kimia yang berlebihan, jangan kau hisap air sumber kehidupan kami hingga kering, karena kami yang bodoh ini sungguh tidak mengerti dengan keunikamu, Seperti kata guru Biologi kami setiap harinya spesiesmu , ( Oh ya kami Penduduk Kendawangan ini menyebutmu kelapa sawit ) membutuhkan sekurangnya 20-30 liter air, tidak masalah seanadainya hanya satu tapi dengan 10.000 Hektar persegi dalam tempo 25 Tahun bukankah secara perlahan, akar – akar serabutmu kelapa sawit akan mengeringkan air tanah Kendawangan kami?! Kemudian dalam jangka 3 tahun saja kami yang bodoh ini tidak yakin bahwa akar – akar serabutmu ( kelapa sawit ) akan memberi tumpangan air bagi tumbuhan penutup tanah alias cover crop apalagi tanaman pertanian. Belum lagi mengingat Buah mu yang cepat membusuk dan hanya berkualitas baik pada 24 jam pertama hingga 72 jam. Benar – benar keunikan yang luar biasa dari mu.

Mengingatmu kelapa sawit mengingatkanku akan seminar diKantor Gubernur dengan pembicara Bapak Emil Salim Mantan Menteri Lingkungan Hidup itu, Walaupun waktu itu niat tulusnya hanya sekedar mencari makan gratis (Maklum Mahasiswa Miskin) tapi setidaknya dalam samar aku masih mengingat bahwa dalam proses penanaman kembali alias re-planting kelapa sawit, Biaya yang dibutuhkan berkisar antara Rp 25-30 juta perhektarnya bayangkan 10.000 Hektar.(Plz Gk usah dibayangin dihitung aja he.. he…) Mungkinkah perusahaan mau re-planting Kelapa Sawit atau kemudian dibiarkan saja dengan akar dan bongol lalu batang yang susah membusuk itu seperti daerah Mandor?!

Kembali Akulah si Ragu, Si peMikir yang tak PerNah saMpai, si peNanya tAk kuNjung tuNtas, dikejar-kejar kenyataannya dengan pemikat Rp. 30.000,- perhari kamu tetaplah primadona kami yang sangat mendamba kesejahteraan, kemakmuran sangat haus akan pekerjaan walaupun pukul 04.30 pagi harus berdiri dipinggir jalan raya Kendawangan ini, berdesakan diatas Trukmu yang pengap dengan mata berat menahan kantuk di udara pagi yang dingin seraya berdo’a semoga pembagian 2.000 hektar untuk petani plasma dan 8.000 hektar untuk petani inti benar – benar dan cepat terealisasi. Dan semoga semakin tinggi kebutuhan negara utara terhadap crude palm-oil dan produk turunan dari minyak sawit. Semoga Kondisi dan keadaan yang sama yang pernah dihadapi oleh komoditi cengkeh yang saat ini sekarang ini telah mengalami kehancurannya tak kan pernah terulang tak kan pernah terjadi kembali. (Amin) Semoga...

Pss: Buat Mas Ratmo Staff Kehutanan Provinsi yang menyempatkan diri mampir digubuk peot kami di Kendawangan... Salam Buat Keluarga. Sukses untuk Kunjungannya diKendawangan

Read More...

6 Jun 2009

Kendawangan Menggugah Pertambangan PT Harita Prima Abadi Mineral



"PaDa TaNaH MeRah Yang MemaNtuLkan EmAs B0uksit"
( Pertambangan  PT Harita Prima Abadi Mineral )
Akulah si ragu, si pemikir tak pernah sampai, si penanya tak kunjung tuntas, dikejar-kejar kekhawatiran bahwa Kami  tetaplah mayrakat kaya yang bodoh, yang akhirnya akan kembali ke titik nol masing-masing, tinggal menunggu giliran.

Di dunia lahir dan terbentuk Kami dari sini, Dari kendawangan sini. Dalam setiap helaan napas, pada butir-butir udara bersemayam di bilik-bilik dada hutan Air Merah nan hijau, bukit – bukit kediuk tambang yg menjulang, laut Pulau Bawal yg membumbung ikan, Sawah Parit timur dari Kelurahan Banjar Sari yang menghijau, sumber daya manusia dan modal yg tiada pada akhirnya terselip segala yg ada dan segala yg tiada.

Melaluimu Bukit – Bukit Kediuk, tak hanya bisa kulihat lebih dalam sebuah harapan kemakmuran, tapi juga ke seluruh hal yg ada dan pernah ada. Kita dua terawang yang memfokus ke visi yang tunggal. Dibuai kontrak kemakmuraan sesaat oleh sesiapa di seberang sana…. Manusia asing, sumber daya manusia yg asing, alat – alat berat yang asing,  dan Aku  pun sempat disentak jagakan oleh kemakmuran yg asing, oleh sentuhan uangnya yg asing, oleh tiada sentuhan pengetahuan. Penembusan hasrat kemakmurannya menyeretku ke sebuah tingkat keindahan, level rasa yg tak tak pernah kukira ada pada bukit – bukit kediuk. Di luar buta mata kesadaran pengetahuan.

Akh.. Mahluk asing kau benar – benar menyalakan harap….

Tapi Pada akhirnya di sana ada sebuah titik final fantasy Titik akhir Harapan, di mana kedalaman adalah puncak langit, dan ketinggian adalah palung samudera yang kehabisan cahaya, sebuah titik dimana nikmat berkepanjangan harus berakhir, sebuah titik di mana kita menanjak tetapi juga tergelincir, tercabik jadi serpihan, tinggal bersama tiada, tiada selain ampas sisa dari ke makmuran yang manis , duduk hampa di puncak pusara semesta, hanya mengandung angin matahari yang bersuara penyesalan.

Aku tersentak untuk menulis ini tanah merah yg memantulkan emas, melaluimu, berharap bersamamu, di sisimu. Membusung dada, bahwa aku bisa berdiri tanpa pendampinganmu, adalah kini sesumbar yg kosong, sesempurnanya bohong. Sungguh Kami membutuhkan mu PT Harita Prima Abadi Mineral .

Thx buat teman_ teman yg udah kasih info about harita
( tino survei draft, rhino senior survei draft kediuk,
akong mecanik, edy gagap wp, anang adminstrasi,
yudha gelo sucofindo )

Read More...

21 Mei 2009

Ada Dengan Kendawangan dan Diri ini ............?!

Apakah gerangan yang terjadi di sini, di Kendawangan sini, Dihati ini Sob... Kenapa ya Sob, yang kulihat pekat. yang kunikmati kelam. Warna apakah sesungguhnya yang bersinar sekarang ini, saat ini, di Kendawangan sini, Mungkinkah hitam yang berpijar ya Sob..... Hingga tak mampu mata ini bercermin...

Entah Kenapa tiba - tiba pucuk-pucuk kehilangan tingginya ya Sob…. bahkan karenanya angin pun kehilangan arah. Tapi yang pasti sekarang ini, ,saat ini yang kumengerti hanya Gundah Sob…. ( Mungkin ini anomali Mungkin ini juga satu pertanda?!)


Rasa yang teramat kubenci  tapi tak berkesudahan pula Sob, mengebiri hati yang papa.Ini bukan tentang kekosongan tanpa isi lho sob… Ini hanyalah sesuatu yang tak bisa aku mengerti…. Oh ya Sob.. bahkan aku telah meminta arah pada penjuru lho… Tapi kenapa ya… justru kehampaan yang berbicara?


Sekarang ini, saat ini di Kendawangan sini, Rasanya aku ingin melanglang sepi aja sob.. berkaca pada keheningan… Trus merenungi kebutaan yang melingkup diri. Mengarungi tuli yang membelenggu hati.Dimana kadang aku bertanya-tanya. Dimanakah padang tak berbatas. Dimana rasa tak berbatas. tak ada mimpi. tak ada kehendak yang menyiksa diri. tak ada tanya lagi. Sebab yang ada hanya SATU. tak punya kemungkinan lagi. Satu saja! P A S  T I ......!!!!. Yupz… DiKendawangan sini Pastikan sob….?!!!!!
Read More...

19 Mei 2009

Menunggu Membebaskan Harga Diri

Duduk menunggu detik tiba di sini, mendengar angin menyelinap melalui bebukit yang mengabur bayang di pucuk malam. Pikiran menjelajah, mencari tahu di mana cinta berada tidak akan pernah menghasilkan apa - apa selain kebimbangan belaka. Karena kamu aku dan mereka  tak akan pernah tahu apa yang menanti cinta di depan sana. Aku kamu dan mereka tak kan bisa mengukur, seberapa jauh cinta telah meninggalkan asa.... pikiran yang bimbang di belenggu harga diri adalah sebuah kesia - siaan semata karena cinta bukan lah sesuatu yang bisa ditunggu, Cinta bukanlah sesuatu yang jatuh dari langit atau muncul dari bumi. dia sesuatu yang harus kamu dan aku cari kamu dan aku ciptakan, kamu dan aku cari lagi, lalu kamu dan kamu kita ciptakan lagi, lagi dan lagi setiap hari, setiap saat. Jangan duduk diam saja di situ, menunggu dia muncul dari balik semak, untuk menyapamu, menyemarakkan malammu yang tadinya sepi menikam, mencekik, memekat. Sungguh dia tak akan pernah datang karena dia tak kan sudi menunggu mu yang hanya duduk diam disitu

*)Lagi Kesal Tidak Bisa Kemana - mana
Read More...

17 Mei 2009

Keparat Kau Man

Keparat kau Man...!! Kau bilang mau belajar. Nyatanya... kau tu cuma mengulang-ulang kesalahan yang sama. Persoalan yang tak berubah. Selalu saja kau melukai orang yang kau sayangi, Mana komitmenmu?! Mana otakmu?!
Keparat kau Man...!! Mana...?!!! Mana... janji yang dulu kau sematkan di keyakinanku? Kau bilang ingin berubah, kau bilang ingin lebih baik dalam mencintai. Kau bilang mau belajar mencintai dengan tulus, ikhlas atau apalah namanya. Sesungguhnya kau ini bodoh atau bebal??

Aku heran bagaimana orang sepertimu masih berani mengumbar mimpi, masih berani mencintai, masih berani menyukai, masih berani mengagumi, Akh... Atau memang cuma itu keahlianmu? Bermimpi?!

Kau memang tak asyik... Sebentar lagi kau akan menyesal setelah menghitung ketololan, kebodohan, kesalahan yang kau buat, dan waktu yang kau buang percuma. ( Atau kau sebenarnya telah menyesal tapi tak berbuat apa-apa? Atau tak tahu harus berbuat apa?! Akh Dasar bullshit! )

Sepertinya Kau iNi oRang YaNg percuma saja hidup.
Tak ada bedanya kau ada atau tidak
Read More...

19 Mar 2009

Mendukung Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Jelai Kendawangan Raya


Aku mEmpikan sebuah kerAjaan keciL yang punya wilayah dan kekuasan penuh dinegeri ini…. ( Waduh…. abAng ni ngomongnya sembarAngan ya… )

Kerajaan KeciL itu buKanlah sebuah KerajaAn yang didalamnya dihuni SeoranG Raja & Ratu serta anak – anak yang menemani lalu rakyat jelata yang mengontrak dikerajaan tersebut
(ikh.. Ni kan baHasa rayuan yg sering ku ucapkan… GoMbal gk berkeLas )

Kerajaan Kecil itu sebuah kabupaten yg didalamnya ada Bupati yang dipilih olEh masyarakatnya, punya Hukum & lembaga hukum, Punya perwakilan masyarakat yang memAsyarakat dalam menyampaikan aspirasi masyarakat serta elemen – elemen pemerintahan lainnya. Diharapkan dengan terbentuknya kerajaan kecil ini pemerataan pembangunan tercipta.
Pengalaman kita bro… seLaMa ini kan kebijakan pembangunan berdasarkan teritorial atau zona. TerUtama dalam membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) maupun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Tata Ruang Kabupaten (RTRK) selalu menggunakan zona. Dan kadang ni zona yang digunakan itu gak adil banget. Hasilnya, lihat saja keseNjangan pembangunan kawasan pAntai dan pedalaman yang kita rasakan sekarang.

Disamping itu, dengan kerajaan kecil tersebut diharapkan semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, karena rentang kendali pemerintah tu semakin dekat dengan kita masyarakatnya. anyway by the way nya titik berat kebijakan dan inti pembangunan ada pada daerah kabupaten yang aku sebut kerajaan kecil tersebut. Lalu kalo gitu apa dong tugas ProVinsi…. Ya elah… disini ni ProVinsi hanya sebagai fasilitator, mediator dan pengawasan aja. Dia tu gak lebih dari perwakilan pemerintah pusat di dAeRah or sebaliknya anggap aja deh kedubesnya RI. Sedangkan kabupaten/ kota merupakan ”kerajaan” kecil—yang punya wilayah dan kekuasaan penuh di negeri ini. Tapi jangan lupa bro.. kabupaten/ kota yang tidak bisa berkembang dan mAndiri berdasarkan evaluasi Badan Otonomi Daerah bisa DicAbbut lho… trus dikembalikan dech ke umaknya alias kabupaten induk.

Kita pada tahu lah Rentang wAktu 10 tahUn refOrmasi di Kalimantan Barat ni Bro…, udah dimEkarkan eNam kabUpaten dan sAtu kota jAdi daerah otOnomi bAru. Kita sama – sama tau Daerah otonomi baru tersebut adalah, Bengkayang, Landak, Sekadau, Melawi, Kayong Utara, Kubu Raya dan Kota Singkawang. Dimana di jaman Pak Harto dulu alias OrDe Baru Kalbar tu CuMa puNya tujuh kabupaten dan satu kotamadya. Tapi sekaraNG ni Kalbar memiliki 14 kabupaten/ kota. kaLo seandainya nambah satu lagi kabupaten gak masalahkan?!

So…Intinya ni CuMa maU bilang sebagai masyarakat kendawangan Asli ni kiTa salut n dukung Banget Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Jelai Kendawangan Raya (JKR) terMasuk usaha – usaha yg Udah dilakukan. Kita taHu sendiri lah wilAyah enAm kecaMatan yg MelipUti KeNdawangan, MArau, SiNgkup, Air Upas, MAnis Mata, serta JelAi Hulu begitu menunjang buat jadi Kabupaten. Nah… Bro… Moga aja mAsyarakaT Enam kecAmatan iTu juga menduKung…’coz DuKungan & aspirasi masyarakat di eNam kecamatan itu hal yg penting banget n gak dapat dipisahkan dari Prosesi menuju pembentukan Kabupaten JKR bro….. Aku sich yakIn banget ni kalo seluruh elemen mAsyarakat dApat berpeRan seRta memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Jelai Kendawangan Raya.. . nantinya kabupaten JKR bakAlan terbentuk….. Amin.
Read More...

31 Jan 2009

Melihat Kesurupan Masal di SMU Kendawangan

Kasus kesurupan massal di sejumlah Sekolah di Kendawangan menambah muramnya perjalanan kemanusiaan kita. Rasanya baru satu-dua minggu terakhir ini kasus itu bagai letupan-letupan jiwa yang menyeringai: kita ikut pilu melihatnya, tetapi tidak persis paham bagaimana mengatasinya.

Umumnya anak sekolah berusia remaja yang tertimpa histeria massa itu. Namun, baru Malam tadi (30/01/09) saya melihat secara lansung kesurupan bersama itu, dalam salah satu ruang kelas SMU
Kendawangan. Biang keroknya pikiran yg labil akhirnya terbawa oleh suasana, salah seorang temannya mengalami kesurupan, maka muncul ketakutan dan histeria yang luar biasa, sehingga dirinya dan teman - teman di sekitarnya juga mengalami gangguan yang serupa. kebanyakan korban kesurupan massal adalah para cewek (yang cenderung lemah secara mental), dan memiliki latar belakang mental yang tidak stabil. Kalaupun ada cowok yang kena, berarti lebih parah lagi mentalnya. Hal itulah yang terjadi pada acara ruqyah massal yang dilaksanakan malam tadi (30/01/09) di SMU Kendawangan.

Memprihatinkan, karena kesurupan merupakan kondisi dimana manusia tidak dapat mengkontrol dirinya sendiri. Manusia yang lupa akan kemanusiannya. Saat itu + 20 Orang siswa jiwanya sedang diisi oleh mahluk yang seharusnya mempunyai level di bawah kita, yaitu jin.


“ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya (At-Tiin: 4-6) “

Dalam hati, kita semua bertanya, ini tanda-tanda zaman apa? Apakah ekosistem ”dunia sana” tengah menerobos ekosistem manusia? Atau kemanusiaan kita kian ringkih di tengah hiruk-pikuk perubahan dan tekanan pemecatan?
karena mengutip dari obrolan mereka (mahluk halus) malam tadi, ‘ketenangan’ mereka tu telah terganggu atas tindakan maksiat di tempat-tempat tertentu dilingkungan SMU itu, Well Malu banget kan mahluk halus aja tau apalagi yang di Atas sono… duh jadi inget dosa ni… he..

Any way Kalau untuk hal ini, saya tidak bisa berkomentar banyak. Hanya yang saya yakini, semakin dekat kita dengan sang Pencipta (apapun agamanya), maka semakin jauh ancaman gangguan dari mahluk halus ini.


”Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya”. (QS An Nahl: 99) “

Saya akhiri opini mysterium tremendum et fascinosum, misteri yang menggetarkan dan memesona ini. dengan penuh rasa sayang mencoba mengingat kan kembali, selama kita beriman dan bertawakal, setan tidak akan menguasai manusia. Kalo aja iman Q~ta kuat dan bertawakal, Q~ta pastilah kan optimis, bersemangat, tenang, tenteram, dan tahan banting terhadap semua masalah karena Ketenangan jiwa akan membuat seseorang tak gampang kesurupan. Amin.

Read More...

Total Pembaca Setia Blog Ini

Chat Area




Reader Community

 
ASMAN COUNTER NEW | Template by O-Zone @Copyright 2008